Ida Ratu Saking Luhur (SSA / TTB with Kethuk & Genta)

Komposer

Kategori

Loading...

Deskripsi Karya

Ida Ratu Saking Luhur merupakan satu kutipan dari rangkaian Kidung Wargasari yang umum dilantunkan umat Hindu Bali saat memulai upacara atau persembahyangan, yakni pada saat pendeta atau pemangku mulai melakukan pembacaan mantram untuk menghaturkan sesaji atau banten kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa. Syairnya menggambarkan bentuk kesiapan dan keselarasan seluruh umat untuk menghadap Tuhan dengan rasa syukur dan tulus yang tercermin dari sesaji yang sedang dihaturkan.

Layaknya adat istiadat yang sering dilakukan umat Hindu Bali saat memulai berbagai aktivitas, karya ini diawali dengan salam pembuka Om Swastyastu sebagai bentuk harapan agar semua kegiatan berjalan dalam keadaan baik atas karunia Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Salam penutup Om Santi, Santi, Santi, Om diucapkan di akhir karya ini sebagai harapan agar umat dapat beranjak dalam damai.

Karya ini mengikutsertakan dua alat musik tradisional Bali, yaitu Kethuk dan Genta. Selain dapat digunakan sebagai penentu ketukan atau tempo saat penampilan berlangsung, Kethuk juga bertujuan untuk menjaga kekhidmatan dan suasana tenang saat lantunan kidung berlangsung. Genta dalam karya ini menggambarkan suasana pendeta yang sedang melakukan pembacaan mantram untuk menghaturkan sesaji, karena Genta selalu dibunyikan oleh pendeta setiap pembacaan mantram dalam upacara atau persembahyangan.

Rentang harga: Rp60.000 hingga Rp100.000

per copy

Berlaku Lisensi Selamanya
Partitur digital • Untuk 1 paduan suara/institusi • Penggunaan konser/kompetisi

Jumlah pembelian (sesuai jumlah penampil)

minimum 20 copy
IDR
  • IDR
  • USD

Deskripsi Karya

Ida Ratu Saking Luhur merupakan satu kutipan dari rangkaian Kidung Wargasari yang umum dilantunkan umat Hindu Bali saat memulai upacara atau persembahyangan, yakni pada saat pendeta atau pemangku mulai melakukan pembacaan mantram untuk menghaturkan sesaji atau banten kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa. Syairnya menggambarkan bentuk kesiapan dan keselarasan seluruh umat untuk menghadap Tuhan dengan rasa syukur dan tulus yang tercermin dari sesaji yang sedang dihaturkan.

Layaknya adat istiadat yang sering dilakukan umat Hindu Bali saat memulai berbagai aktivitas, karya ini diawali dengan salam pembuka Om Swastyastu sebagai bentuk harapan agar semua kegiatan berjalan dalam keadaan baik atas karunia Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Salam penutup Om Santi, Santi, Santi, Om diucapkan di akhir karya ini sebagai harapan agar umat dapat beranjak dalam damai.

Karya ini mengikutsertakan dua alat musik tradisional Bali, yaitu Kethuk dan Genta. Selain dapat digunakan sebagai penentu ketukan atau tempo saat penampilan berlangsung, Kethuk juga bertujuan untuk menjaga kekhidmatan dan suasana tenang saat lantunan kidung berlangsung. Genta dalam karya ini menggambarkan suasana pendeta yang sedang melakukan pembacaan mantram untuk menghaturkan sesaji, karena Genta selalu dibunyikan oleh pendeta setiap pembacaan mantram dalam upacara atau persembahyangan.

Referensi audio

Belum ada referensi audio untuk karya ini

Karya lainnya

Harga aslinya adalah: Rp70.000.Harga saat ini adalah: Rp63.000.

SSA div.PercussionMenengah
Diskon

Harga aslinya adalah: Rp55.000.Harga saat ini adalah: Rp49.500.

SSAAAcapellaBerkembang
Diskon

Harga aslinya adalah: Rp60.000.Harga saat ini adalah: Rp54.000.

SSAAPercussionBerkembang
Diskon

Anda punya karya yang ingin dipublikasikan?

Keranjang Belanja
Your Cart (0)
Empty Cart Your Cart is Empty!

It looks like you haven't added any items to your cart yet.

Browse Products
Subtotal
Shipping & taxes calculated at checkout.
Rp0
Checkout Now
Ida Ratu Saking Luhur (SSA / TTB with Kethuk & Genta)Ida Ratu Saking Luhur (SSA / TTB with Kethuk & Genta)
Rentang harga: Rp60.000 hingga Rp100.000Pilih opsi