Hendaklah Langit Bersukacita (SATB)

Loading...

Deskripsi Karya

Karya bertema Natal ini teksnya didasarkan pada Mazmur 96:11-13. Walaupun melodi utamanya merupakan sebuah melodi baru, tetapi ide ritme utamanya diambil dari lagu Mazmur hari raya Natal yang terkenal di Indonesia, sehingga diharapkan menjadi pembangun nuansa yang akrab di telinga banyak orang. Secara komposisi, karya ini terbagi menjadi 4 bagian utama, dimana teks yang sama dinyanyikan secara berulang, tetapi selalu diulang dengan gaya yang sangat berbeda. Bagian pertama dimulai dengan Choral, yang merupakan istilah lazim dalam sebuah model komposisi dan merujuk pada homofoni untuk 4 suara. Pada bagian kedua, melodi utama berpindah ke suara Bass. Secara garis besar, gaya komposisi tetaplah homofoni 4 suara. Untuk bagian ketiga, motif utama dari melodi “Hendaklah” divariasikan ke dalam motif ritme Triol. Di sini ada dialog kontras dimana suara Alto dan Sopran selalu bergerak naik ke atas, sementara suara Tenor dan Bass bergerak turun ke bawah. Dialog antara Alto dan Tenor, maupun Sopran dan Bass ini saling berdampingan sebagai Kontrapung. Pada bagian keempat, motif utama dari melodi “Hendaklah” divariasikan dengan teknik Kontrapung yang lebih tinggi lagi, yaitu dalam bentuk Fuga. Setelah Fuga berakhir, bagian keempat ditutup kembali dengan Choral. Di bagian akhir, teks tentang kedatangan Sang Penyelamat diulang sebanyak tiga kali untuk merujuk pada Allah Tritunggal. Semua tempo yang tertera merupakan saran dan bukan sesuatu yang mutlak. Dinamika dan kreativitas dalam berinterpretasi secara bebas dan bertanggung jawab sangat diharapkan.

Rp40.000

per copy

Berlaku Lisensi Selamanya
Partitur digital • Untuk 1 paduan suara/institusi • Penggunaan konser/kompetisi

Jumlah pembelian (sesuai jumlah penampil)

minimum 25 copy
IDR
  • IDR
  • USD

Deskripsi Karya

Karya bertema Natal ini teksnya didasarkan pada Mazmur 96:11-13. Walaupun melodi utamanya merupakan sebuah melodi baru, tetapi ide ritme utamanya diambil dari lagu Mazmur hari raya Natal yang terkenal di Indonesia, sehingga diharapkan menjadi pembangun nuansa yang akrab di telinga banyak orang. Secara komposisi, karya ini terbagi menjadi 4 bagian utama, dimana teks yang sama dinyanyikan secara berulang, tetapi selalu diulang dengan gaya yang sangat berbeda. Bagian pertama dimulai dengan Choral, yang merupakan istilah lazim dalam sebuah model komposisi dan merujuk pada homofoni untuk 4 suara. Pada bagian kedua, melodi utama berpindah ke suara Bass. Secara garis besar, gaya komposisi tetaplah homofoni 4 suara. Untuk bagian ketiga, motif utama dari melodi “Hendaklah” divariasikan ke dalam motif ritme Triol. Di sini ada dialog kontras dimana suara Alto dan Sopran selalu bergerak naik ke atas, sementara suara Tenor dan Bass bergerak turun ke bawah. Dialog antara Alto dan Tenor, maupun Sopran dan Bass ini saling berdampingan sebagai Kontrapung. Pada bagian keempat, motif utama dari melodi “Hendaklah” divariasikan dengan teknik Kontrapung yang lebih tinggi lagi, yaitu dalam bentuk Fuga. Setelah Fuga berakhir, bagian keempat ditutup kembali dengan Choral. Di bagian akhir, teks tentang kedatangan Sang Penyelamat diulang sebanyak tiga kali untuk merujuk pada Allah Tritunggal. Semua tempo yang tertera merupakan saran dan bukan sesuatu yang mutlak. Dinamika dan kreativitas dalam berinterpretasi secara bebas dan bertanggung jawab sangat diharapkan.

Referensi audio

Belum ada referensi audio untuk karya ini.

Karya lainnya

Anda punya karya yang ingin dipublikasikan?

Keranjang Belanja
0
Your Cart (0)
Empty Cart Your Cart is Empty!

It looks like you haven't added any items to your cart yet.

Browse Products
Subtotal
Shipping & taxes calculated at checkout.
Rp0
Checkout Now
Hendaklah Langit Bersukacita (SATB)Hendaklah Langit Bersukacita (SATB)
Rp40.000
IDR
  • IDR
  • USD