Samuel Kristiawan Tedjawidjaja lahir di Malang dan memulai pendidikan musiknya sejak umur 4 tahun di kelas musik anak Yamaha. Ia memulai belajar piano dibawah bimbingan Cynthia Jenardi dan kemudian dengan Mary Tanaja di Malang. Setelah selesai SMA, Samuel melanjutkan pendidikan musiknya secara formal di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dengan konsentrasi penyajian piano. Selama studi, ia dibimbing oleh Nirai N.D. Kristiana, Michelle Sensenig, Midya Wirawan, dan alm. Johannes S. Nugroho. Ia memperoleh gelar S1 pada tahun 2012. Setelah lulus, ia mengajar sebagai dosen paruh waktu di UKSW dan STT Abdiel. Ia juga menjadi tenaga musik paruh waktu di GKI Beringin, Semarang.
Seusai menyelesaikan studi S1, Samuel melanjutkan studi di University of Maryland, College Park, AS di bawah beasiswa Fulbright. Ia mengambil konsentrasi piano performance dan dibimbing oleh Bradford Gowen dan Rita Sloan. Semasa studi, Samuel sempat belajar organ pipa di bawah bimbingan Theodore Guerrant. Samuel sempat bekerja di beberapa gereja sebagai tenaga musik dan juga mengajar secara privat. Selain itu, ia sempat berkolaborasi dengan beberapa grup musik Indonesia di area Washington, D.C. seperti Batak Saroha, House of Angklung, dan Indonesian Kids Performing Arts. Setelah memperoleh gelar S2 pada tahun 2016, Samuel kembali ke Indonesia pada tahun 2017.
Sekembalinya ke Indonesia, Samuel mengajar sebagai dosen paruh waktu di UKSW hingga tahun 2019. Sekarang, ia mengajar sebagai dosen penuh waktu bidang Ibadah dan Musik Gereja di STT SAAT Malang. Samuel mengajar kelas praktik piano, pedagogi piano, aransemen koor, dan sejarah musik. Selain mengajar sebagai dosen, ia juga mengajar piano secara privat dan juga aktif mengiringi paduan suara seperti Pesparawi Nasional maupun Provinsi, Bali International Choir Festival, Singapore International Choir Festival, dan juga Rimini International Choir Competition.



