Angelus ad pastores ait (SSAA)Angelus ad pastores ait (SSAA)
Komposer
Stefanus VincentKategori
Musik ReligiusDeskripsi Karya
“Angelus ad pastores ait” adalah sebuah komposisi kontemporer yang menjelajahi kembali tradisi polifonik dari musik periode renaisans. Terilhami oleh karya Monteverdi atas teks yang sama, komposisi ini mengangkat gaya musik klasik awal seraya menjalinnya dengan unsur-unsur tematik modern.
Teks yang diambil berasal dari Injil Lukas 2:10-11, dimana para malaikat mengumumkan kabar kelahiran Kristus kepada para gembala. Salah satu frasa yang digarisbawahi dalam komposisi ini adalah “Annuntio vobis, gaudium magnum”. Frasa ini memiliki kemiripan dengan peristiwa Konklaf 2025 yang baru saja terjadi, ketika orang-orang bersorak saat proklamasi “habemus papam” dikumandangkan untuk menandakan terpilihnya paus baru. Bagian B dari komposisi ini melukiskan kegembiraan dari mendengarkan kabar sukacita besar atau gaudium magnum melalui pergerakan polifonik yang mengalir.
Di bagian D, motif-motif dari bagian sebelumnya muncul kembali. Alih-alih muncul secara sendiri-sendiri, motif-motif tersebut dianyam menjadi suatu kombinasi yang baru. Dalam kombinasi tersebut, mereka saling melengkapi satu sama lain, dan menjadikannya sebuah rajutan yang menggambarkan banyaknya lapisan kegirangan saat kita mendengarkan kabar gembira.
Rp65.000 Harga aslinya adalah: Rp65.000.Rp58.500Harga saat ini adalah: Rp58.500.
per copy
Berlaku Lisensi Selamanya
Partitur digital • Untuk 1 paduan suara/institusi • Penggunaan konser/kompetisi
Jumlah pembelian (sesuai jumlah penampil)
-
IDR
-
USD
Deskripsi Karya
“Angelus ad pastores ait” adalah sebuah komposisi kontemporer yang menjelajahi kembali tradisi polifonik dari musik periode renaisans. Terilhami oleh karya Monteverdi atas teks yang sama, komposisi ini mengangkat gaya musik klasik awal seraya menjalinnya dengan unsur-unsur tematik modern.
Teks yang diambil berasal dari Injil Lukas 2:10-11, dimana para malaikat mengumumkan kabar kelahiran Kristus kepada para gembala. Salah satu frasa yang digarisbawahi dalam komposisi ini adalah “Annuntio vobis, gaudium magnum”. Frasa ini memiliki kemiripan dengan peristiwa Konklaf 2025 yang baru saja terjadi, ketika orang-orang bersorak saat proklamasi “habemus papam” dikumandangkan untuk menandakan terpilihnya paus baru. Bagian B dari komposisi ini melukiskan kegembiraan dari mendengarkan kabar sukacita besar atau gaudium magnum melalui pergerakan polifonik yang mengalir.
Di bagian D, motif-motif dari bagian sebelumnya muncul kembali. Alih-alih muncul secara sendiri-sendiri, motif-motif tersebut dianyam menjadi suatu kombinasi yang baru. Dalam kombinasi tersebut, mereka saling melengkapi satu sama lain, dan menjadikannya sebuah rajutan yang menggambarkan banyaknya lapisan kegirangan saat kita mendengarkan kabar gembira.


