Kabarkanlah Natal (SATB a capella)Kabarkanlah Natal (SATB a capella)
Komposer
Petrus Canisius AtalivianKategori
SekulerDeskripsi Karya
Komposisi ini menampilkan sentimen klasik mengenai kedudukan Natal dalam lanskap kebudayaan Barat era modern. Di tengah iklim dingin Eropa di bulan Desember, natal digambarkan sebagai sumber kehangatan.
Komposisi diawali dengan bunyi yang meniru desir angin di malam bersalju dengan memanfaatkan modus dorian yang identik dengan suasana medieval. Perlahan-lahan, syair menjelaskan berbagai hal yang mencirikan perayaan natal, penuh dengan elemen sukacita dan kebersamaan. Puncak kehangatan tercapai di bagian tengah ketika koor bersama-sama menyanyikan syair “perjamuan besar namun sederhana”. Selain menekankan nilai kekeluargaan, bagian ini menggemakan ciri hidup orang Kristiani yang berpusat pada perjamuan yang dicontohkan oleh Kristus sendiri.
Meski bukan suatu nyanyian liturgis yang menggunakan teks suci, komposisi ini berhasil menghadirkan natal melalui esensinya, yakni sukacita, kebersamaan, dan rasa syukur.
Rp35.000 Harga aslinya adalah: Rp35.000.Rp31.500Harga saat ini adalah: Rp31.500.
per copy
Berlaku Lisensi Selamanya
Partitur digital • Untuk 1 paduan suara/institusi • Penggunaan konser/kompetisi
Jumlah pembelian (sesuai jumlah penampil)
-
IDR
-
USD
Deskripsi Karya
Komposisi ini menampilkan sentimen klasik mengenai kedudukan Natal dalam lanskap kebudayaan Barat era modern. Di tengah iklim dingin Eropa di bulan Desember, natal digambarkan sebagai sumber kehangatan.
Komposisi diawali dengan bunyi yang meniru desir angin di malam bersalju dengan memanfaatkan modus dorian yang identik dengan suasana medieval. Perlahan-lahan, syair menjelaskan berbagai hal yang mencirikan perayaan natal, penuh dengan elemen sukacita dan kebersamaan. Puncak kehangatan tercapai di bagian tengah ketika koor bersama-sama menyanyikan syair “perjamuan besar namun sederhana”. Selain menekankan nilai kekeluargaan, bagian ini menggemakan ciri hidup orang Kristiani yang berpusat pada perjamuan yang dicontohkan oleh Kristus sendiri.
Meski bukan suatu nyanyian liturgis yang menggunakan teks suci, komposisi ini berhasil menghadirkan natal melalui esensinya, yakni sukacita, kebersamaan, dan rasa syukur.



