Dies Irae (SSAA)

Komposer

Kategori

Loading...

Deskripsi Karya

Karya ini cocok untuk paduan suara anak di bawah 16 tahun

Dies Irae merupakan teks liturgi berbahasa Latin yang berasal dari tradisi misa requiem dalam gereja Kristen abad pertengahan. Teks ini menggambarkan peristiwa Hari Penghakiman, yaitu saat seluruh manusia dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di hadapan Tuhan. Melalui rangkaian bait yang puitis dan penuh citraan religius, Dies Irae menghadirkan gambaran tentang kehancuran dunia, bunyi sangkakala yang memanggil manusia dari kematian, serta suasana ketakutan dan kegelisahan ketika menghadapi pengadilan ilahi.

Selain menggambarkan dahsyatnya Hari Penghakiman, teks Dies Irae juga memuat unsur reflektif berupa pengakuan atas dosa dan permohonan belas kasih Tuhan. Penutur lirik mengekspresikan kesadaran akan keterbatasan manusia serta harapan untuk memperoleh pengampunan dan keselamatan. Oleh karena itu, teks ini tidak hanya berfokus pada ancaman hukuman, tetapi juga pada dimensi spiritual mengenai rahmat dan kasih ilahi.

Pada bagian awal (birama 1-8) komposer menginterpretasikan bagian tersebut sebagai awal hari dimana Tuhan memberikan penghakiman kepada seluruh umat manusia yang tidak mengindahkan ajaran firman Tuhan. Bagian A (birama 9-40) hingga bagian B (birama 41-58) merupakan bagian utama dalam gambaran tentang kehancuran dunia, bunyi sangkakala yang memanggil manusia dari kematian, serta suasana ketakutan dan kegelisahan ketika menghadapi pengadilan ilahi.

Bagian C (birama 59-74) merupakan bagian yang memuat unsur reflektif. Pada bagian tersebut, Tuhan masih memberikan kesempatan terakhir kepada seluruh umat manusia untuk melakukan pertobatan. Bagian ini menggambarkan kondisi dimana umat manusia menyadari betapa dahsyatnya hari penghakiman, kata “Salva me” yang berarti ”Selamatkanlah aku” merupakan perwujudan dari harapan umat manusia yang memohon untuk diselamatkan. Bagian D (birama 75-89) menggambarkan suasana pemusnahan terakhir kepada umat manusia yang tidak mau melakukan pertobatan atas dosa-dosanya.

Harga aslinya adalah: Rp60.000.Harga saat ini adalah: Rp54.000.

per copy

Berlaku Lisensi Selamanya
Partitur digital • Untuk 1 paduan suara/institusi • Penggunaan konser/kompetisi

Jumlah pembelian (sesuai jumlah penampil)

minimum 25 copy
IDR
  • IDR
  • USD

Deskripsi Karya

Karya ini cocok untuk paduan suara anak di bawah 16 tahun

Dies Irae merupakan teks liturgi berbahasa Latin yang berasal dari tradisi misa requiem dalam gereja Kristen abad pertengahan. Teks ini menggambarkan peristiwa Hari Penghakiman, yaitu saat seluruh manusia dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di hadapan Tuhan. Melalui rangkaian bait yang puitis dan penuh citraan religius, Dies Irae menghadirkan gambaran tentang kehancuran dunia, bunyi sangkakala yang memanggil manusia dari kematian, serta suasana ketakutan dan kegelisahan ketika menghadapi pengadilan ilahi.

Selain menggambarkan dahsyatnya Hari Penghakiman, teks Dies Irae juga memuat unsur reflektif berupa pengakuan atas dosa dan permohonan belas kasih Tuhan. Penutur lirik mengekspresikan kesadaran akan keterbatasan manusia serta harapan untuk memperoleh pengampunan dan keselamatan. Oleh karena itu, teks ini tidak hanya berfokus pada ancaman hukuman, tetapi juga pada dimensi spiritual mengenai rahmat dan kasih ilahi.

Pada bagian awal (birama 1-8) komposer menginterpretasikan bagian tersebut sebagai awal hari dimana Tuhan memberikan penghakiman kepada seluruh umat manusia yang tidak mengindahkan ajaran firman Tuhan. Bagian A (birama 9-40) hingga bagian B (birama 41-58) merupakan bagian utama dalam gambaran tentang kehancuran dunia, bunyi sangkakala yang memanggil manusia dari kematian, serta suasana ketakutan dan kegelisahan ketika menghadapi pengadilan ilahi.

Bagian C (birama 59-74) merupakan bagian yang memuat unsur reflektif. Pada bagian tersebut, Tuhan masih memberikan kesempatan terakhir kepada seluruh umat manusia untuk melakukan pertobatan. Bagian ini menggambarkan kondisi dimana umat manusia menyadari betapa dahsyatnya hari penghakiman, kata “Salva me” yang berarti ”Selamatkanlah aku” merupakan perwujudan dari harapan umat manusia yang memohon untuk diselamatkan. Bagian D (birama 75-89) menggambarkan suasana pemusnahan terakhir kepada umat manusia yang tidak mau melakukan pertobatan atas dosa-dosanya.

Referensi audio

Karya lainnya

Anda punya karya yang ingin dipublikasikan?

Keranjang Belanja
Your Cart (0)
Empty Cart Your Cart is Empty!

It looks like you haven't added any items to your cart yet.

Browse Products
Subtotal
Shipping & taxes calculated at checkout.
Rp0
Checkout Now
Dies Irae COVERDies Irae (SSAA)
Harga aslinya adalah: Rp60.000.Harga saat ini adalah: Rp54.000.
IDR
  • IDR
  • USD