Alfred Simanjuntak (20 September 1920 – 25 Juni 2014) adalah komponis, guru, dan wartawan yang lahir di Tapanuli pada masa Hindia Belanda. Ia bersekolah di Holland Indische School, Porsea, dan melanjutkan pendidikan guru di Hollands Inlandsche Kweek School, Surakarta. Setelah mengajar di beberapa Sekolah Rakyat, Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Sastra Universitas Indonesia tahun 1950 dan kemudian menempuh pendidikan bahasa Belanda di tiga kampus, yakni Rijksuniversiteit Utrecht, Leidse Universiteit Leiden, dan Stedelijke Universiteit Amsterdam.
Tokoh yang biasa disapa sebagai Pak Siman ini menguasai berbagai instrumen, termasuk orgel, piano, gitar, dan biola. Ia juga memahami berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, Batak, Jawa, Inggris, Belanda, Jerman, dan Jepang. Ia bekerja sama dan menjalin hubungan baik dengan nama-nama besar lainnya di dunia musik, seperti C. Simanjuntak, L. Manik, R. Sudjasmin, dan Ronald Pohan yang membantunya mengaransemen banyak karya berbentuk paduan suara. Hingga akhir hayatnya di usia 93 tahun, Alfred Simanjuntak telah menciptakan pulihan karya lagu rohani, lagu anak-anak, lagu paduan suara, dan lagu nasional, yang sempat mengantarnya menjadi dirigen di Istana Negara.